Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

VIDEO: Penyebab Mata Perih, Bersin dan Sesak Saat Terkena Gas Air Mata

Penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan kembali menjadi sorotan usai demonstrasi besar yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Tayang:
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza

Dokter Santi mengingatkan agar masyarakat tidak panik ketika terkena gas air mata.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dari sumber paparan dan membiarkan tubuh menjalankan mekanisme pertahanan alaminya.

Air mata, batuk, dan bersin yang keluar justru menjadi pertanda sistem imun bekerja melindungi diri.

Meski digolongkan sebagai senjata non-mematikan, gas air mata tetap berisiko bagi kesehatan.

Jenis yang umum digunakan di Indonesia adalah CS atau Chlorobenzylidenemalononitrile.

Zat ini sebenarnya berbentuk padat, namun akan terdispersi ke udara sebagai partikel halus mirip debu ketika ditembakkan.

“Gas air mata itu sebetulnya bukan gas, melainkan partikel padat yang didorong dengan tekanan.

Efeknya umumnya mereda dalam 15 sampai 30 menit setelah orang menjauh dan membersihkan diri,” terang dr. Santi.

Selain menyerang indera penglihatan dan pernapasan, kontak langsung di kulit bisa menimbulkan rasa panas, kemerahan, hingga lepuhan mirip luka bakar.

Individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti asma atau diabetes, berpotensi mengalami dampak lebih parah dan berkepanjangan.

Gas air mata juga meninggalkan residu di lingkungan.

Partikelnya dapat menempel di tanah, bangunan, bahkan terbawa angin hingga ke hari berikutnya.

Akibatnya, orang yang tidak berada di lokasi saat tembakan pertama pun masih bisa merasakan perih atau sesak.

Untuk itu, masyarakat dianjurkan segera mencuci wajah dan kulit dengan air bersih setelah terpapar.

Mengucek mata sebaiknya dihindari karena berisiko melukai kornea akibat gesekan partikel kimia.

Penggunaan masker atau kacamata pelindung juga direkomendasikan guna meminimalisir risiko paparan, terutama ketika berada di area dengan kerumunan massa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Mata Perih, Bersin, dan Sesak Saat Terpapar Gas Air Mata? Ini Penjelasan Dokter

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved