Kelapa Kampit Menyimpan Situs Tambang-dalam Timah Terbesar di Indonesia?

Sewaktu Jepang tiba di Tanjungpandan pada tahun 1942, tambang-dalam Kelapa Kampit sengaja dibanjiri. Hal ini adalah sabotase dari pihak perusahan

Tayang:
IST
Pengunjung sedang melakukan kegiatan camping dalam pengawasan komunitas Kompak di tepi Danau Kawan Open Pit Nam Salu, Gunong Kik Karak Kelapa Kampit. 

Pada tahun-tahun berikutnya, produksi meningkat menjadi 500-550 ton kosentrat timah per tahun. Hingga tahun 1979, PT BHPI sedikitnya telah menggelontorkan investasinya senilai US$ 14,5 juta.

PT BHPI kesulitan mencari penambahan dana sebesar US$ 10 juta untuk meneruskan usaha pengeringan. Akhirnya pada tanggal 30 Juni 1983 PT BHPI memutuskan untuk menutup tambangnya.

Atas persetujuan Pemerintah, terhitung tanggal 1 Mei 1985, perusahaan asal Jerman Barat Preussag Metal AG mengambil alih saham PT BHPI. Usaha tambang-dalam Kelapa Kampit kemudian dilanjutkan dengan menggunakan bendera PT Preussag Kelapa Kampit.

Penambangan PT Preussag Kelapa Kampit dilakukan di dua wilayah, yakni tambang terbuka (open pit) yakni pada daerah geologi yang disebut Nam Salu West, Lacet East Indocation VI, dan tambang dalam (underground).

Namun ’nyawa’ PT Preussag Kelapa Kampit tak berlangsung lama. Sebab pada tahun 1989 tambang-dalam Kelapa Kampit dikelola oleh PT Gunung Kikara (GKM). Selanjutnya pada 1990, secara resmi Preussag Metal AG menjual PT Preussag Kelapa Kampit kepada perusahaan Indonesia PT GKM.

Sayang, produksi PT GKM juga berusia pendek. Catatan dalam buku Sejarah Timah Indonesia, perusahaan ini hanya berproduksi selama dua tahun yakni 1989 dan 1990.

Open pit yang sekarang dikenal adalah tambang timah primer Kelapa Kampit Sektor Tambang Terbuka (Open Pit). Lokasi ini adalah unit Adit 22 yang sebelumnya dibangun oleh PT BHPI pada masa awal rehabilitasi tambang-dalam Kelapa Kampit.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved