Berita Belitung

PPKM Dicabut, Pariwisata dan Perhotelan Babel Dapat Angin Segar, Berharap Kunjungan Wisatawan Naik

Pencabutan PPKM ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Tak terkecuali masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Novita CC | Editor: Novita
tribunjogja
Ilustrasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah memutuskan mencabut PPKM pada akhir Desember 2022 lalu. 

Devi menyebut, mengingat Bangka Belitung merupakan daerah yang sedang mengembangkan sektor pariwisata, sehingga memiliki harapan yang besar akan pulih kembalinya sektor pariwisata.

Hal ini terlihat dari tingkat kunjungan wisatawan yang mengalami peningkatan hingga akhir tahun 2022.

Tingkat hunian hotel, tingkat kunjungan destinasi, volume penjualan oleh-oleh dan kuliner, serta yang paling terlihat melonjak adalah tingginya harga tiket pesawat seluruh maskapai penerbangan dari dan menuju Bangka Belitung.

Tingginya harga tiket pesawat dikarenakan supply dan demand yang tidak seimbang, di mana tingkat permintaan yang cenderung lebih tinggi dari tingkat penawaran, sehingga mekanisme pasar terbentuk.

Tingginya harga tiket pesawat tersebut, menurutnya, menjadi satu di antara pembentuk tingginya inflasi Bangka Belitung.

"Dengan pencabutan PPKM, pulihnya sektor pariwisata, maka sudah selayaknya jumlah penerbangan ke Bangka Belitung dan dari Bangka Belitung disesuaikan kembali seperti masa sebelum Covid 19," kata Devi.

"Dengan harapan aktivitas ekonomi semakin menggeliat, banyak tenaga kerja yang kembali bekerja, pengangguran menurun dan kemiskinan berkurang sehingga pertumbuhan ekonomi akan semakin menunjukkan angka yang meningkat," terangnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama/Sela Agustika/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved