Berita Belitung
Agung Setianto Sebut KRB Mutlak Bagi Pemda, Jadi Informasi Membuat Kebijakan
Kajian Resiko Bencana (KRB) dinilai menjadi kebutuhan mutlak bagi pemerintah daerah.
Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2024, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat skor 143,4 (kategori tinggi).
Sementara Kabupaten Belitung Timur mencatat indeks 152,06, juga berada pada kategori risiko tinggi.
Risiko dominan di daerah ini meliputi banjir, gelombang tinggi dan abrasi pantai, cuaca ekstrem, tanah longsor, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.
Ia menambahkan penyusunan KRB 2025–2030 sejalan dengan amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 dan PP Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penanggulangan Bencana.
Dokumen ini nantinya akan diintegrasikan ke berbagai dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD Belitung Timur.
"Harapannya, Belitung Timur dapat meminimalisir kerugian, mempercepat pemulihan, dan lebih siap menghadapi bencana.
Oleh karena itu, forum ini diharapkan dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan masukan yang konstruktif dan membangun," kata Robby.
(Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)
| Pantai Batu Pengasah, Wisata Geologi Purba dan Sunset Menawan di Belitung |
|
|---|
| Jaga Tradisi Adat, Pemdes Air Batu Buding Gelar Maras Taun di Kantor Desa |
|
|---|
| Rehabilitasi Jembatan Siburik, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjungpandan |
|
|---|
| Pelindo II Tanjungpandan Salurkan 6 Sapi Kurban untuk Masyarakat dan Stakeholder di Belitung |
|
|---|
| Rayakan Idul Adha, Polres Belitung Potong 9 Sapi dan 3 Kambing untuk Dikurbankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20251121-BPBD-Beltim-gelar-Sosialisasi-dan-Inventarisasi-Penyusunan-KRB.jpg)