Prakiraan Cuaca

Kemarau 2026 Lebih Kering, BMKG Prediksi Puncaknya Agustus

BMKG dan BRIN memprediksi akan terjadi kemarau panjang, datang lebih awal April hingga Oktober.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Istimewa/Dok. BPBD Belitung
KEMARAU - Petugas BPBD Belitung membagikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau beberapa waktu lalu. BMKG dan BRIN memprediksi tahun 2026 akan terjadi kemarau panjang, datang lebih awal April hingga Oktober. 

Adapun kategori hujan tinggi hanya mencakup 0,67 persen wilayah, dan tidak terdapat wilayah dengan curah hujan sangat tinggi atau di atas 300 mm per dasarian.

Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi hujan ekstrem secara luas mulai menurun dibandingkan periode sebelumnya, sekaligus menandai dinamika atmosfer yang mulai bergerak menuju fase transisi musim.

Wilayah Masih Mengalami Hujan Rendah

BMKG mencatat sejumlah wilayah di Indonesia masih didominasi curah hujan kategori rendah atau berkisar 0–50 mm per dasarian.

Wilayah tersebut antara lain sebagian Aceh seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, hingga Aceh Tamiang.

Di Sumatera Utara, kondisi serupa terjadi di Medan, Binjai, Deli Serdang, hingga Simalungun. 

Wilayah Kepulauan Riau seperti Batam, Natuna, dan Tanjung Pinang juga masuk dalam kategori ini.

Di Pulau Jawa, wilayah dengan curah hujan rendah meliputi Tangerang di Banten, Karawang di Jawa Barat, serta Jepara, Pati, dan Rembang di Jawa Tengah.

Sementara di Jawa Timur, wilayah Madura seperti Bangkalan, Sampang, dan Sumenep juga diprediksi mengalami kondisi serupa.

Selain itu, beberapa wilayah di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian Sulawesi, Maluku, dan Papua Barat juga mulai menunjukkan pola hujan rendah, terutama di wilayah pesisir.

Fenomena ini menjadi indikasi awal berkurangnya intensitas hujan di sejumlah daerah, yang biasanya terjadi menjelang peralihan musim.

Hujan Menengah Masih Mendominasi

Meski demikian, hujan dengan kategori menengah (50–150 mm per dasarian) masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. 

Kondisi ini mencakup hampir seluruh wilayah Sumatera bagian barat dan tengah, sebagian besar Pulau Jawa, hingga seluruh Kalimantan.

Wilayah Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua juga sebagian besar masih berada dalam kategori ini. 

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved