Sosok

Sosok Triana Putri, Pegiat Batik Belitung Timur Khas Perahu kater, Pohon Sukun, dan Tarsius

Batik merupakan salah satu kain khas Nusantara yang sudah mendapat pengakuan dari UNESCO

|
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Alza
Posbelitung/bryan
Triana Putri 

Dalam proses kreatifnya, dia terinspirasi dalam membuat motif batik berdasarkan apa yang dia pikir dan lihat dalam kegiatan sehari-harinya.

Karena itu, motif batik buatannya eksklusif dan limited edition.

Selain batik dengan teknik cap, dirinya juga memproduksi batik tulis untuk memenuhi permintaan konsumen.

Walaupun memang diakuinya harga batik tulis lebih tinggi daripada batik cap.

Harga Batik Kater tipe capnya dibanderol dengan harga mulai dari Rp300-350 ribu per helai kain.

Sedangkan untuk harga batik tulisnya dibanderol mulai dari Rp600 ribu.

Pemasaran produk UMKM batiknya diakui Triana menjadi salah satu kendala dalam pengembangan bisnisnya.

Meski begitu dia tetap percaya bahwa ketika dirinya sudah berusaha maka rejeki akan terus datang.

Terbukti dari berbagai acara lomba fashion show batik, banyak yang membeli batik besutannya dalam pembuatan busana batik.

Selama belasan tahun berkarya, dia sudah pernah mendapatkan pendampingan dari dinas terkait untuk mengembangkan produk serta pemasaran batiknya.

Namun, hingga kini dia masih belum bisa membuat galeri batik ciptaannya karena keterbatasan dana.

"Alhamdulillaah dari dinas sudah pernah mendapat pendampingan, tapi dari desa belum pernah.

Harapannya ke depan kami bisa membuat galeri sendiri untuk memajang batik kami di tempat yang lebih representatif sehingga saat orang berkunjung bisa belanja dengan nyaman," kata Triana.

(posbelitung.co/bryan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved