Pilkada Bangka Belitung 2024

Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Bangka Belitung 59,96 persen

Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 59,96 persen.

Editor: Kamri
Pos Belitung / Bryan
Ilustrasi tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada Serentak 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO - Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 59,96 persen.

Besar persentase tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 ini berdasarkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara  tingkat provinsi yang telah disahkan oleh KPU Bangka Belitung pada Sabtu (7/12/2024) lalu.

Hasil dari rekapitulasi itu diketahui tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 di Bangka Belitung berada di angka 59,96 persen.

Persentase itu merupakan angka rata-rata partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2024 tanggal 27 November 2024 di tujuh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Jika diurutkan berdasarkan paling tinggi, urutan pertama dan kedua diiisi oleh Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Belitung.

Tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 di Belitung Timur sebesar 74,48 persen.

Sedangkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 di Kabupaten Belitung sebesar 73,39 persen.

Disusul Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Tengah masing-masing memiliki persentase pemilih di angka 65,85 dan 59,04 persen.

Baca juga: Ini Jadwal Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di KPU Bangka Belitung

Sementara tiga daerah yang diikuti calon tunggal, jumlah pemilihannya tidak lebih dari 55 persen di setiap daerah.

Seperti Kota Pangkalpinang, tingkat partisipasi pemilih hanya 53,18 persen.

Sedangkan Kabupaten Bangka Selatan sebesar 52,98 persen dan Kabupaten Bangka sebesar 52,18 persen.

Ketua KPU Bangka Belitung, Husin mengatakan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 memang tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan pelaksanaan Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada Februari 2024 lalu.

"Pemilu itu kan pesertanya banyak, mereka melakukan sosialisasi juga.

Sementara ini (pilkada) kami KPU provinsi sampai jajaran Ad-Hoc sudah secara maksimal melaksanakan sosialisasi," kata Husin.

Husin mengatakan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2024 itu merupakan tanggung jawab bersama baik itu penyelenggara ataupun para peserta yang ikut dalam kontestasi.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved